Sabtu, 21 Desember 2013

Ada Desa Emas Sisa Kerajaan Majapahit di Trowulan Jatim

Kejayaan kerajaan Majapahit begitu termasyur dalam berbagai literatur. Namun di mana saksi bisu kemasyuran itu? Letaknya di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Namun saksi bisu berupa struktur bangunan dan beragam arca tersebut sebagian besar masih terpendam di bawah 3 kabupaten atau 66 desa. Beragam ancaman pengerusakan dan kerusakan juga mewarnai peninggalan 'nusantara' ini.

Senin, 16 Desember 2013

Koleksi Foto Lucu Perang Dunia II

Perang dunia tidak hanya meninggalkan foto tentang kematian dan kekerasan, namun ada beberapa foto lucu dari beberapa peristiwa perang duni II. Berikut kami temukan beberapa foto lucu pada masa perang dunia sedang berlangsung.

Foto Kondisi Perang dunia II yang menyeramkan.


Untuk foto-Foto koleksi Perang Dunia ini kami ambil dari sebuar Tread dari Agan VIKS77 di www.kaskus.co.id

ini untuk penapakan fotonya :


Kamis, 12 Desember 2013

Ada jejak Nazi di tanah Jawa

Penemuan kapal selam angkatan laut Jerman U-Boat di Laut Jawa menguatkan fakta sepak terjang Nazi di Indonesia selama era perang Dunia II. Sejarah bangsa asing di Indonesia tak cuma soal Belanda, Jepang atau Inggris. Kehadiran bangsa Jerman di Indonesia yang saat itu bernama Hindia juga memberikan banyak coretan sejarah menarik.

Temuan Tengkorak di kapal selam Nazi di Karimunjawa

Sejumlah barang bukti seperti tengkorak awak kapal dan benda pecah-belah ini kini dibawa ke Pusat Arkeologi Nasional.
©AFP PHOTO/Pusat Arkeologi Nasional
Salah satu dari 17 tengkorak yang ditemukan di dalam bangkai kapal selam Nazi di Karimunjawa, Kamis (21/11). Sebuah bangkai kapal selam Nazi Jerman tipe Unterseeboot atau U-Boat ditemukan oleh sejumlah penyelam lokal pada Selasa (19/11).

Diduga ada dua kapal selam U-Boat Nazi karam di Laut Jawa

Kapal selam U-Boat kebanggaan Angkatan Laut Nazi Jerman ditemukan di dasar Laut Jawa. Penemuan ini cukup mengejutkan. Baru pertama kali arkeologi Indonesia menemukan sebuah kapal selam U-Boat. Tapi rupanya masih ada bangkai U-Boat selain yang kemarin ditemukan.

"Dari riset yang kami lakukan ada dua bangkai U-Boat di Indonesia. Ada U-168 ditorpedo kapal selam Belanda. U-183 tenggelam ditorpedo AS. Dugaan kami, yang kemarin ditemukan adalah U-Boat U-168," kata Arkeolog dan penyelam yang menemukan bangkai U-Boat, Shinatria Adhityatama (25).

U Boat Nazi karam di Laut Jawa saat patroli subuh 6 Oktober 1944

Tim penyelam dari Pusat Purbakala Nasional menemukan bangkai kapal selam U-boat Nazi Jerman di perairan utara Karimun Jawa. Jika benar itu adalah bangkai U-Boat seri U-168 sesuai pernyataan Ketua Tim Peneliti dari Pusat Purbakala Nasional Bambang Budi Utomo, itu adalah kapal selam yang kandas ditorpedo saat patroli keempatnya.

Kisah Helmut Pich, komandan U-Boat Nazi yang karam di Laut Jawa

Tim penyelam dari Pusat Purbakala Nasional menemukan bangkai kapal selam U-boat Nazi Jerman di perairan utara Karimun Jawa. Jika benar itu adalah bangkai U-Boat seri U-168 sesuai pernyataan Kepala Pusat Purbakala Nasional Bambang Budi Utomo, itu adalah kapal selam yang kandas ditorpedo pada patroli keempatnya.

Tentara U-Boat Jerman bantu gerilyawan RI lawan Belanda

Beberapa awak kapal selam U-Boat Jerman pernah bergabung dengan gerilyawan Indonesia. Mereka berjuang bersama-sama karena merasa senasib, ditindas Belanda.

Jerman mengirimkan armada kapal selam U-Boat ke Indonesia selama Perang Dunia II. Mereka menjadi sekutu Jepang menghadapi Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Belanda dan negara sekutu.

Kepulauan Nias, Sumatera Utara ternyata mempunyai hubungan baik dengan Jerman. Pulau ini bahkan pernah dimerdekakan oleh 66 orang tawanan Jerman yang lolos dari hukuman Belanda.

Herwig Zahorka menuliskan sejarah merdekanya Nias. Cerita tersebut dimulai saat Pemerintah kolonial Belanda memutuskan untuk membawa 477 tawanan Jerman ke tangan kolonial Inggris India. Belanda menggunakan kapal yang bernama KPM 'VAN IMHOFF' dengan Kapten kapal bernama Bongvani.

Ratusan orang Jerman tersebut pada akhirnya ditawan dengan kawat berduri. Belanda pun mengawasi mereka dengan menurunkan 62 tentara bersenjata lengkap.

Penyiksaan mereka hanya berlangsung satu hari. Keesokan harinya, kapal tersebut mendapat serangan dari pesawat tempur Jepang. Kapal VAN IMHOFF diberondong tiga bom. Dua bom mendarat di laut, tetapi bom ke tiga mengenai kapal tersebut.

Nazi punya jasa dalam penyusunan teks proklamasi Indonesia


Merdeka.com - Proklamasi Kemerdekaan adalah momen paling bersejarah berdirinya Bangsa Indonesia. Banyak kisah menarik yang terjadi saat penyusunan teks proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Salah satu fakta yang mungkin tidak terduga ialah jasa Nazi Jerman dalam pembuatan teks proklamasi.


mesin ketik nazi.
Nazi punya jasa dalam penyusunan teks proklamasi Indonesia
©2013 merdeka.com/angga yudha pratomo
Walaupun tidak banyak, namun bantuan Nazi saat itu sangatlah penting untuk kemerdekaan Indonesia. Apa peranan yang mereka lakukan untuk bangsa ini terhadap jalannya Proklamasi Kemerdekaan?

Walther Hewel, elite Nazi sahabat Hitler, tinggal di Indonesia


Merdeka.com - Walther Hewel dikenal sebagai elite Partai Nazi Jerman saat era kepemimpinan Hitler. Pria kelahiran tahun 1904 ini, juga bisa dikatakan teman akrab sang Fuehrer.

Saat masih muda, dia adalah salah satu anggota paling awal Partai Nazi. Hewel pun pernah didapuk sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri dan bertugas sebagai penjaga perdamaian antara pejabat militer dan sipil di sekitar Hitler.

Menengok taman makam pahlawan Nazi di perkebunan Cikopo

Kompleks makam pahlawan Nazi yang berada di sekitar perkebunan teh ini berisi sepuluh jenazah tentara Jerman.

Kompleks makam pahlawan Nazi yang berada di sekitar perkebunan teh ini berisi sepuluh jenazah tentara Jerman.
©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Ada harta karun Nazi di kaki Gunung Pangrango?

Cerita perkebunan teh Cikopo Bogor tinggal cerita. Dulu dari kawasan Mega Mendung ini dihasilkan teh kualitas terbaik yang diekspor ke Eropa.

Perkebunan teh seluas 900 hektare ini milik Emil dan Theodor Hellferich, dua orang Jerman. Mereka membelinya tahun 1914.

Perkebunan teh di kaki Gunung Pangrango ini juga jadi saksi bisu aktivitas tentara Jerman dan Nazi di Bogor. Para awak kapal selam U-Boat menjadikan perkebunan teh Cikopo sebagai tempat peristirahatan. Pengelola kebun teh sangat memanjakan para awak kapal U-Boat dengan makanan enak.