Tim penyelam dari Pusat Purbakala Nasional menemukan bangkai kapal selam
U-boat Nazi Jerman di perairan utara Karimun Jawa. Jika benar itu
adalah bangkai U-Boat seri U-168 sesuai pernyataan Kepala Pusat
Purbakala Nasional Bambang Budi Utomo, itu adalah kapal selam yang
kandas ditorpedo pada patroli keempatnya.
Kapal selam U-168
dikomandani oleh Helmut Pich. Dia sebenarnya perwira kebanggaan militer
Nazi Jerman. Sebelum memegang U-168, Helmut Pich juga sudah pernah
berkarier di U-Boat seri U-180 di Samudera Hindia. Kisah Helmut Pich di
U-168 sendiri sebenarnya banyak diisi kegemilangan. U-168 mampu membuat
karam tiga kapal musuh dan merusak satu kapal musuh lainnya. Tapi
sayang, pada Subuh 6 Oktober 1944, U-168 karam ditorpedo Belanda.
Siapa
Helmut Pich? Dia lahir di Rastenburg, Jerman pada 26 Juni 1914. Dia
bergabung dengan AL Nazi Jerman pada 1934, pada usia 20 tahun. Pada
1939-1941, dia ditugaskan ke AU Nazi menjadi pilot pesawat
tempur. Dia kemudian menjalani latihan sebagai awak U-Boat pada Oktober
1941 sampai Maret 1942. Tugas pertamanya adalah bersama U-Boat seri
U-103 di mana kapal itu berhasil mengandaskan 9 kapal musuh berbobot
total 42.000 ton.
Dikutip dari situs U-Boat, Pich dianggap sukses
sehingga diserahi tugas membawa U-Boat lebih modern seri U-168.
Adaptasi terhadap mesin perang baru itu dilakukan di Bremen dan sekitar
Laut Baltik.
Dari sinilah petualangan Pich dimulai hingga ke
Samudera Hindia. Kisah suksesnya dengan mengandaskan tiga kapal musuh
dan merusak satu kapal besar berbendera Norwegia, Fenris.
Nahas,
pada 6 Oktober 1944, U-168 ditorpedo kapal selam Belanda dan karam di
Laut Jawa. 23 Awak tewas dan 27 orang lainnya selamat termasuk Pich. Dia
ditawan hingga Maret 1947 sebelum bebas. Pich meninggal pada 1997 pada
usia 82 tahun.
sumber : merdeka.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar